ARTIKEL

Kelakuan Absurd Pengemudi di Jalan Raya: alat analisis sosial – versi “komedi nyata”

Azharuddin – Perhimpunan Teropong Jalan Raya sebagai Cermin Realitas Sosial Indonesia Jalan raya sering dianggap sebatas ruang teknis untuk memindahkan kendaraan dari satu titik ke titik lain. Padahal, sosiolog Sally Raskoff mengingatkan bahwa marka jalan, garis putih, dan lampu lalu lintas adalah metafora konkret bagi struktur masyarakat: tanda‐tanda itu memberi tahu kita “arah yang benar”, sebagaimana […]

Kelakuan Absurd Pengemudi di Jalan Raya: alat analisis sosial – versi “komedi nyata” Read More »

Panduan Ringkas Perdagangan Karbon untuk Anak Muda Kalteng

Perhimpunan Teropong Apa itu Perdagangan Karbon? (What) Perdagangan karbon adalah sistem pertukaran izin atau kredit untuk mengurangi polusi karbon di udara. Jadi, sederhananya: yang menjaga bumi bisa menjual jasanya, yang masih mencemari harus membeli untuk menebus polusi mereka. Mengapa Penting? (Why) Karena bumi kita panas. Perubahan iklim sudah terasa: Perdagangan karbon memberi solusi ekonomi untuk

Panduan Ringkas Perdagangan Karbon untuk Anak Muda Kalteng Read More »

Panduan Ringkas Perdagangan Karbon untuk Perempuan

Perhimpunan Teropong Apa itu Perdagangan Karbon? (What) Perdagangan karbon adalah sistem baru untuk mengurangi polusi udara. Bagi perempuan, perdagangan karbon berarti peluang baru: menjaga keluarga dari polusi sekaligus membuka pintu usaha hijau untuk masa depan. Mengapa Penting untuk Perempuan? (Why) Perempuan sering menjadi pihak yang paling terdampak perubahan iklim: Karena itu, keterlibatan perempuan penting dalam

Panduan Ringkas Perdagangan Karbon untuk Perempuan Read More »

Indonesia, Harus Jadi Pemimpin Karbon Bermartabat

Azharuddin – Perhimpunan Teropong Perdagangan karbon adalah medan baru. Di dalamnya terkandung harapan, sekaligus ancaman. Ia bisa menjadi jalan menuju ekonomi hijau yang adil, atau jebakan yang membuat kita sekadar penyedia kredit murah bagi bangsa lain. Indonesia kini berdiri di persimpangan. Kita memiliki hutan tropis yang luas, gambut yang dalam, dan mangrove yang kuat. Kita

Indonesia, Harus Jadi Pemimpin Karbon Bermartabat Read More »

Panduan Ringkas Perdagangan Karbon untuk Masyarakat Adat

Perhimpunan Teropong Apa itu Perdagangan Karbon? (What) Perdagangan karbon adalah cara dunia memberi nilai pada hutan dan tanah adat. Mengapa Penting untuk Masyarakat Adat? (Why) Bagi masyarakat adat, hutan bukan hanya kayu, tetapi ibu yang memberi hidup. Perdagangan karbon bisa menjadi cara menjaga hutan tetap utuh sambil memberi manfaat ekonomi. 👉 Artinya: adat tetap hidup,

Panduan Ringkas Perdagangan Karbon untuk Masyarakat Adat Read More »

Karbon, Antara Janji dan Ancaman

Azharuddin – Perhimpunan Teropong Perdagangan karbon lahir sebagai janji. Janji bahwa polusi bisa ditekan, hutan bisa terjaga, dan ekonomi bisa tumbuh bersamaan dengan lingkungan. Namun, setiap janji yang besar selalu diuji. Ujiannya datang bukan hanya dari luar, melainkan dari dalam: dari integritas, dari tata kelola, dari kejujuran kita sendiri. Bayang-Bayang Greenwashing Dunia telah melihat pasar

Karbon, Antara Janji dan Ancaman Read More »

Perdagangan Karbon Sebagai Jalan Baru IndonesiaMengelola Udara dan Masa Depannya

Azharuddin – Perhimpunan Teropong Kita hidup di era penuh gejolak. Bumi yang selama ribuan tahun menjadi rumah aman kini mulai goyah. Panas semakin menyengat, banjir melanda tanpa peringatan, kebakaran hutan menghitamkan langit. Semua ini berpangkal pada satu persoalan yang tak lagi bisa diabaikan: terlalu banyak karbon yang kita lepaskan ke udara. Namun, sejarah umat manusia

Perdagangan Karbon Sebagai Jalan Baru IndonesiaMengelola Udara dan Masa Depannya Read More »

IBSAP 2025–2045: Janji Besar, Tugas Tambahan Daerah, dan Paradox Kekuasaan Ekologis

Catatan dari Pertemuan Kick Off  Penyusunan Status Keanekaragaman Hayati, 24 Juli 2025, Hotel Aquarius Palangkaraya Azharuddin – Perhimpunan Teropong Dalam forum Kick Off Penyusunan Status Keanekaragaman Hayati yang dihadiri oleh OPD Provinsi Kalteng, perwakilan Bappeda dan DLH Kabupaten se-Kalimantan Tengah, serta akademisi dan NGO, diperkenalkanlah IBSAP—Indonesian Biodiversity Strategy and Action Plan 2025–2045. Disampaikan langsung oleh

IBSAP 2025–2045: Janji Besar, Tugas Tambahan Daerah, dan Paradox Kekuasaan Ekologis Read More »